Belajar dari alam…

Saya mengenal anggrek sejak tahun 2000, mengagumi keindahan ciptaan-Nya. Bunga yang mekar indah dan bisa bertahan di pot plan selama sampai 3 bulan.

Awalnya sekedar pengagum, saat saya berkunjung ke rumah teman. Karena kemudahan untuk mendapatkannya dengan harga terjangkau di pasar bambu kuning Bandar Lampung, tempat saya bertugas saat itu. Tiap minggu saya beli dua poGambart untuk penghias ruangan. Lama kkoleksi saya menjadi banyak dan anggrek tersebut bergiliran menampilkan pesonanya. Meskipun dengan perawatan standar siram yang teratur (hanya di siram pagi sore, sekali-sekali dapat air beras/vit b1).

Kepindahan saya ke kota Pekanbaru, membuat saya kehilangan anggrek dan saat ingin membeli

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s