Belajar dari ‘Kejadian’ yang menimpa ayu ting-ting…

Sebagai perempuan dan sebagai ibu saya ikut prihatin dengan kejadian yang menimpa ayu ting-ting. Betapa tidak, di saat hamil pertama hidup harus terpisah dari suami yang sehatusnya men-support kehamilannya secara moril dan materi… 

Saat ini adalah yang terberat bagi seorang ibu. Ternyata persoalannya tidak sebatas ‘suami tidak care’ tapi ada persoalan yang lebih serius lagi di intenal keluarga besar ayu. Gesekan terjadi di lingkungan orang-orang yang sangat dicintainya.

Bagi saya sebagai seorang perempuan dan sebagai seorang ibu banyak pertanyaan yang muncul. Dan ada kritik sosial membangun bagi kita para wanita dan sebagai ibu. 

  • Kenapa begitu mudahnya wanita silau dan terlalu mudah percaya. Dengan dia membangun ‘image’ sebagai anak dari petinggi Polri. Tanpa ada cek dan ricek tentang asal usul siapa dia sebenarnya.
  • Bagaimana bisa terjadi, hubungan yang berlangsung terbuka dengan proses pengenalan selama setahun lebih tapi tidak sampai berkenalan dengan orang tua laki/besan. bisa dilanjutkan ke jenjang yang serius yaitu pernikahan. 
  • Ada fenomena tipikal kita orang Indonesia yang di satu sisi positif tapi bisa berdampak negatif, yaitu “sifat tenggang rasa, takut menyinggung perasaan orang/euh-pakeuh”
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s