Dikala hati kehilangan “koneksi” dengan Allah Sang Pencipta..

Waspadalah “dikala hati kehilangan ‘koneksi’ dengan Allah”  sehingga kita terperangkap dalam tipu daya syetan. Terasa indah apa yang dilarang Allah. Sehingga muncul pembenaran terhadap nafsu dunia dan membenarkan yang nyata-nyata mungkar. Nauzdubillah min zalik. Apalagi yang subhat, hanya dianggap hal yang biasa. Sendi-sendi ke-iman-an tidak lagi kokoh. 

Syetan memang sudah bersumpah akan menyesatkan manusia sampai akhir masa penangguhannya. Berbagai upaya dilancarkan untuk mehyesatkan manusia. Ditiupkannya ke hati manusia cinta akan dunia, dihembuskan keragu-raguan, bahkan bagi orang beriman pun bila tidak waspada bisa terjebak ke dalam perangkap ria dan sombong. Muncul perasaan amalan kita paling bagus, paling benar dst

4Tidak jarang sendi-sendi keimanan kita pelan-pelan dihancurkan perangkap syetan. Nilai-nilai keyakinan akan kebenaran dirusak. Orang yang terlihat sudah tawaduk, malah dalam ucapannya bisa permisiv dengan hal-hal yang jelas-jelas dilarang. Misalnya, toleran dengan korupsi atau hal lain yang jelas-jelas itu dari sisi agama dan moral jelas salah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s