Mencari hidayah (2)

Dalam perjalanan saya berikutnya, keadaan mempertemukan saya dengan orang yang saya hindari untuk bekerja dalam satu unit kerja dengan ‘dia’. Namun pilihan saya di kala itu mengharuskan saya berada di lingkungan kerja yang sama.

Di luar prediksi saya ternyata dia tidak seburuk yang saya duga. Malahan dibalik sikapnya yang membuat saya enggan dekat dengan dia banyak sifat plus yang saya banyak belajar dari dia. Ternyata ini pembuktian dari isi Al-quran  Sr. Al-Baqarah : 216 “Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui”  Saya termotivasi dan terinspirasi melakukan ibadah sunnah dan selalu diingatkan untuk beribadah seperti yang dicontohkan Rasulullah nabi besar Muhammad SAW. Perlahan-lahan saya menyesuaikan diri dan bisa menerima sikapnya yang kurang berkenan di hati saya. Yang lebih saya kedepankan kelebihan-kelebihannya sehingga memperkaya pemahaman dan pengamalan saya tentang Islam.

“Sadar atau tidak dia telah berperan sebagai malaikat yang dikirim Allah untuk ber-amar makruf dan nahi mungkar”  terhadap pribadi saya. Sampai detik ini, beliau yang sudah saya rasa sebagai saudara saya tidak pernah bosan mengingatkan saya untuk ibadah pada hari hari besar Islam dan berperan menjadi penasehat saya secara spiritual. Insyaallah, Aamiin YRA..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s