Mencintai karena Allah

Dari fenomena terjadinya perkawinan beda agama yang pernah saya lihat dan saya dengar, terutama yang sering dipertontonkan di publik ‘tidak ada yang berujung baik, benar dan bahagia’. Berkaca dari yang masih hangat diperbincangkan di media, diajukannya pembatalan pernikahan oleh mempelai wanita. Tidak hanya di kalangan selebritas, di tengah-tengah mayarakat juga banyak yang saya lihat, dengar dan kenal tau kisahnya. Awalnya si mempelai pria rela berpindah agama memeluk agama Islam, namun setelah punya anak si suami mulai bergeser kembali ke agamanya semula, bahkan tragisnya anak dan istri sukarela atau paksarela berujung memeluk agama si suami, Naudzubillah min zalik.

Mungkin kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan si pasangan yang agamanya berbeda dengan kita pada saat sebelum menikah. Mengutip yang pernah disampaikan Mamah Dedeh, untuk seorang mualaf (Mualaf artinya adalah yang sedang dibina imannya). Bagi kita sebagai pasangan dan orang terdekat punya kewajiban me-fasilitasi pasangan untuk lebih paham Islam dengan benar, syukur-syukur bisa jadi ‘model’ dan menuntun dengan benar.

Namun bagi saya sebagai ibu dan wanita menghimbau, agar berhati-hati dalam mencintai. “Mencintailah karena Allah” jangan berspekulasi untuk masa depanmu anakku. Karena dalam Islam diajarkan dalam memilih jodoh boleh saja karena hartanya, karena rupanya yang cantik/menawan atau karena keturunannya. namun “yang terpenting, menikahlah karena agamanya”. Pilihan utama adalah yang memiliki pemahaman agamanya bagus dan amalannya bagus. Insyaallah, akan terbentuk keluarga sakinah, mawadah warahmah. Aamiin YRA?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s