“SUNGGUH, TUHAN-KU MELAPANGKAN REZEKI BAGI…. “

Dalam pengkajian saya pagi ini saya sampai pada Surah 34. Saba’ ayat 36. yang artinya berbunyi Katakanlah,”Sungguh,Tuhan-ku melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasinya (bagi siapa yang dia kehendaki), tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

Ayat ini merupakan jawaban bagi orang  yang karena dia kaya dan memandang rendah orang miskin. Padahal harta dan anak adalah ujian, bukan tujuan atau target kesuksesan.

Di ayat selanjutnya ditambahkan “bukanlah harta atau anak-anakmu yang mendekatkan kamu kepada Kami (Allah); melainkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan…

Yang ingin saya sampaikan disini, lapang atau sempit rezeki kita itu kehendak Allah, jadi jangan membust kita angkuh merasa itu katena kehebatan kita semata dan menganggap atau menjadikan indikator kita orang beriman atau tidak. Karena Allah menguji dengan kenikmatan dan kadang dengan kemiskinan. Terkadang orang lulus diuji dengan kenikmstan, kekayaan dan harta berlimpah semua diperoleh dengan cara jalan yang halal. Tapi tidak sedikit yang gagal diuji dengan kenikmatan, kekayaan. Tujuan hidupnya bergeser menumpuk harta, tidak peduli halal atau haram, selalu merasa kekurangan dan kekurangan, meskipun udan dapat gaji yang brsar dsri sumber yang halal, naudzunillah min zalik.

Dan tidak sedikit juga orang yang sukses melewati ujian dari kemiskinan, rasa sakit dan persoalan hidup yang melilitnya. Banyak true story yang saya baca, hikmah dari ujian ini mereka jadi dekat sama Allah. Banyak orang miskin yang hidup dalam kesederhanaan namun tetap khusuk yakin dan taat ibadahnya. Mereka seperti tidak terpengaruh sama lingkungan yang semakin materialistis. Mereka tahajud, duha dan berintetaksi dengan mereka kita merasa sejuk, damai.

Pada kesrmpatan ini saya ingin menyadarkan diri saya dan kita semua apapun kondisi kita, di mata Allah yang dinilai adalah ibadah kita, keikhlasan kita beribadah yang dilandaskan iman. Sehingga kita memperoleh balasan yang berlipat ganda. Kita cukup usaha ,enjemput rezeki, biar Allah yang menentukan hasilnya, Insyaallah berkah. Banyak atau sedikit setahkan sesuai ketentuan Allah.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s