Puisi tanpa koma…

Banyak hal ingin kuungkap dari perasaan ku yang terdalam, tentang indahnya fatamorgana yang terukir, saat aku melintasi jalan datar berliku, di saat aku memulai sebuah kalimat, aku didera rasa takut dan khawatir atas apa penilaian orang tentang itu, demi rasa aman yang kuharapkan, aku bungkam isak tangisku, hanya sesekali senyum getir dan berharap badai pasti berlalu, namun tentu itu hanya sebatas harapan, karena aku belum menemukan ujung jalan itu yang akan berakhir dengan TITIK.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s